Komposisi

Banyak hal di dunia ini yang disusun berdasarkan komposisi. Baik itu makanan, minuman, bahkan sampai gambar sekalipun. Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, komposisi adalah susunan. Dalam hal ini, komposisi yang akan saya bahas adalah komposisi gambar baik itu foto ataupun video.

Dalam dunia fotografi ataupun videografi, komposisi dapat diartikan sebagai suatu kesatuan yang harmonis dari elemen-elemen pendukung foto ataupun video dengan meletakkan komposisi tepat pada tempatnya, sehingga pas dan enak untuk dilihat. Ada 3 hal yang berkaitan dengan komposisi gambar, yaitu shot types, camera angles dan rules of framing.

Segitiga Eksposure

Dalam dunia fotografi maupun videografi, segitiga eksposure merupakan salah satu hal yang wajib dikuasai. Mungkin sebagian besar dari kita sudah tau apa itu segitiga eksposure. Dan bagi yang belum tau, izinkan saya untuk menjabarkannya sesuai dengan apa yang saya tau.
Segitiga Eksposure
Segitiga eksposure adalah sebuah teknik dasar kamera yang terdiri dari 3 elemen, yaitu shutter speed, aperture, dan ISO. Bagi yang sudah pernah pegang kamera mungkin sudah tidak asing dengan 3 istilah tersebut. Tapi, bagi yang belum pernah pegang ataupun baru pegang kamera, mungkin bertanya-tanya apa sih shutter speed, aperture dan ISO itu? Supaya tidak membingungkan saya akan mem-break down-nya sesimpel mungkin agar lebih mudah dipahami.

Review Aquarius Boutique Hotel Sampit

Halo, apa kabar teman-teman? Ketemu lagi dengan aku Trisebud! Kayaknya udah lama banget ya aku udah nggak nge-update konten di blog ini. Nah, di kesempatan kali ini aku bakal ngereview sebuah hotel yang cukup terkenal di Kalimantan Tengah, terlebih di Kota Sampit. Hotel apakah itu? Hotel yang aku review kali ini adalah Aquarius Boutique Hotel Sampit. Ingin tau review lengkapnya? Baca sampai habis ya!
Aquarius Boutique Hotel Sampit

Tips Liburan Hemat ke Nusa Penida

Beberapa waktu yang lalu aku liburan ke Nusa Penida. Nusa Penida adalah sebuah pulau yang terletak di sebelah tenggara Pulau Bali. Pulau Nusa Penida letaknya berdekatan dengan Pulau Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan. Pulau ini sendiri masih masuk ke dalam wilayah administratif Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali.

Gili Nanggu, Gili Sudak, Gili Kedis


Pulau Lombok memang terkenal dengan keindahan gili-gilinya. Dalam bahasa setempat, arti dari kata gili adalah pulau. Gili yang paling terkenal di Lombok adalah trio Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air. Ternyata, selain trio gili tersebut, Lombok juga  memiliki trio gili lainnya yang jauh lebih indah. Ketiga gili tersebut adalah Gili Nanggu, Gili Sudak, dan Gili Kedis. Pengen tau gimana keindahannya? Tonton video di bawah ini ya. :)


Tips Liburan Hemat ke Lombok

Jalan-jalan...............

Siapa sih yang nggak suka jalan-jalan? Melepaskan diri dari rutinitas sehari-hari, mengunjungi tempat-tempat bagus agar pikiran segar dan ide-ide cemerlang bermunculan. Mungkin salah satu tempat favorit buat liburan adalah Lombok. Tapi masih banyak yang berpikiran kalo liburan ke Lombok itu mahal, lebih murah ke Bali. Padahal nggak kok. Meskipun mahal atau murah itu relatif, tergantung pengeluaran dan pemasukan kita masing-masing. Nah, karena aku kemaren habis liburan ke Lombok, jadi aku mau berbagi tips hemat liburan ke Lombok.


Alokasi dana buat travelling yang wajib ada dan nggak bisa diganggu gugat itu ada 3, yaitu transportasi, akomodasi, dan konsumsi. Selain dari 3 hal itu bisa ditahan-tahan supaya liburan kita irit, misalnya belanja oleh-oleh. Nah, karena wajib, bukan berarti 3 hal tersebut budgetnya nggak bisa dipangkas.

Transportasi
Untuk transportasi kita bagi 2 menjadi transportasi menuju Pulau Lombok dan transportasi di Pulau Lombok itu sendiri.

  • Transportasi Menuju Pulau Lombok

Untuk urusan transportasi, itu tergantung dimana kita berdomisili. Misalnya kalo bagi yang berdomisili di Pulau Jawa ada banyak pilihan transportasi murah, mulai dari pesawat sampai kereta api. Pilihlah transportasi yang paling efisien menurutmu. Contohnya kayak aku, karena aku tinggal di Kalimantan, maka transportasi yang paling efisien menurutku adalah pesawat. Kenapa pesawat? Karena lebih hemat waktu dan biaya kalo dibandingin naik kapal laut. Bandingin deh, kalo naik pesawat misalkan harga tiket 800rb dan 1x transit, paling-paling biaya tambahan yang harus dikeluarkan cuma biaya makan pas transit doang yang mana itu masih bisa dipangkas pula kalo kita bawa bekal sendiri. Coba kalo naik kapal, aku harus naik travel dulu, trus harus naik kapal berhari-hari, ditambah biaya makan beberapa hari selama perjalanan. 

Jadi, untuk transportasi menuju pulau Lombok itu fleksibel, pilihlah transportasi apa yang menurut kalian paling efisien. Dan kalaupun harus naik pesawat, jangan lupa untuk booking dari jauh-jauh hari dan berangkatlah pada musim low season, karena harga tiket pada saat high season akan melonjak drastis, bahkan bisa lebih dari 2x lipat.

  • Transportasi di Pulau Lombok

Nah, untuk transportasi di Pulau Lombok ini beragam. Kalo misalkan kalian ke Lombok naik pesawat, ada beberapa pilihan transportasi dari Bandara ke tempat tujuan kalian, mulai dari taksi, bis, sampai sewa mobil ataupun motor. Iya, sewa mobil atau motor di Lombok bisa minta mobil atau motornya dianterin ke Bandara. Ada yang meminta biaya tambahan dan ada juga yang gratis, tergantung dimana kalian sewanya. Mengingat angkutan umum di Lombok jumlah dan trayeknya agak terbatas, sewa mobil atau motor ini menurutku yang bisa jadi pilihan utama transportasi kalian selama di Lombok. Kalo perginya ramean mending sewa mobil, sedangkan kalo cuma beberapa orang mending sewa motor aja.

Kalo aku, setiap kali travelling biasanya lebih memilih buat sewa motor, karena lebih fleksibel ke sana kemarinya. Jadi pas ke Lombok kemaren aku sewa motor dapet harga yang murah banget, cuma 420rb selama 7 hari dengan kondisi motor yang sangat baru, umurnya bahkan belum sampe sebulan. Bayangin! Gilaak kan???


Selain sewa mobil atau motor, transpotasi murah lainnya yang bisa kita gunakan untuk sampai ke tempat tujuan kita adalah menggunakan Bis Damri. Iya, dari Bandara Internasional Lombok ke Kota Mataram aja misalnya, kita hanya harus merogoh kocek sebesar 25rb dan 35rb kalo tujuan kita ke Senggigi. Menurut salah satu orang yang saya temui, selain murah, Bis Damri ini juga jam operasionalnya mengikuti jadwal pesawat. Jadi seandainya ada pesawat delay sampe jam 1 malam, maka bisnya juga akan menunggu sampe jam 1 malam. Selain itu, di bis ini juga tersedia wadah untuk meletakkan koper.




Oh iya, selain itu, di Lombok juga udah ada transportasi berbasis aplikasi online. Jadi jangan kuatir, ada banyak pilihan transportasi selama kalian di Lombok.

Mungkin transportasi yang agak mahal adalah saat kalian ingin menyeberang ke Gili-Gili yang kondisinya masih sangat indah seperti Gili Nanggu, Gili Sudak, Gili Kedis, dan lainnya. Kalian harus merogoh kocek hingga ratusan ribu rupiah untuk sewa perahu. Berbeda halnya kalo kita ke Gili Trawangan, Gili Meno, ataupun Gili Air yang biayanya jauh lebih murah. Dengan menggunakan public boat, kita hanya perlu merogoh kocek sebesar 12rb untuk ke Gili Air, 14rb untuk ke Gili Meno, dan 15rb untuk ke Gili Trawangan dari Pelabuhan Bangsal. Namanya public boat, jadi kita harus nunggu sampai kapalnya penuh baru jalan. Tapi jangan kuatir, nggak perlu nunggu lama, paling 15 menit juga udah penuh. Nanti kita bakal naik kapal berdasarkan warna tiketnya, seperti warna putih, biru, hijau, kuning ataupun pink. Akan ada pemberitahuan dari petugas melalui pengeras suara tiket yang warna apa akan naik kapal yang mana. Selain itu, karena ini public boat, maka jangan heran kalo di kapal banyak warga yang membawa begitu banyak barang. :)





Akomodasi
Pada saat travelling, tempat nginap itu cuma jadi tempat titip barang, mandi, dan bobok malem doang. Jadi jangan nginep di hotel yang mahal, mubazir! Soalnya kita bakal menghabiskan lebih dari 50% waktu dalam sehari di luar ruangan, berpetualang ke sana kemari. Di Lombok banyak banget kok penginapan murah, entah itu di Mataram, Senggigi ataupun Gili Trawangan. Tapi kalo nyari penginapan di Gili Trawangan jangan nginep di penginapan yang posisinya persis di pinggir pantai, soalnya mahal banget. Cari aja yang agak masuk ke dalam. Selain itu, coba aja cari penginapan yang lagi di renovasi, biasanya harganya agak miring.

Kalo aku sendiri, kemaren itu seminggu penuh nginepnya di Mataram. Dapet penginapan yang menurutku lengkap banget dengan rate yang begitu murah. Bayangin aja, dengan harga sekitar 120-an ribu aku udah dapat kamar ber-AC, ada TVnya, dan juga ada shower air hangatnya. Selain itu, tempatnya juga cukup bersih.

Jadi kalo mau hemat, jangan nginep di hotel berbintang, nginaplah di tempat yang menurutmu cukup nyaman dan bersih untuk bersitirahat. Nggak perlu yang mahal, yang penting kita bisa naroh barang dengan aman dan bisa beristirahat dengan nyaman.



Konsumsi
Nah kalo urusan konsumsi ini biasanya yang agak ribet, soalnya setiap orang punya seleranya masing-masing. Tapi yang namanya lagi travelling, usahakan buat nahan ego makan yang mahal-mahal. Makanan yang murah belum tentu nggak enak. Contohnya aku yang selalu nyoba makanan-makanan di pinggir jalan, dan Alhamdulillah belum pernah kecewa dengan rasa maupun harganya. Aku bisa makan nasi pake ayam taliwang dangan harga cuma 10rb. Bayangin! Murah gilaak kannn??? Selain itu, aku juga pernah sarapan nasi bungkusan gitu pake ayam yang disuwir, tempe yang potong kecil-kecil dan tambah telor rebus sebiji cuma 6 rebu doang plus air minum gratis. Bayangin!!!!!



Intinya, kalo mau hemat dalam hal konsumsi, jangan makan di restoran. Cobalah cita rasa asli daerah itu dengan mencoba makanan yang dijual di pinggir jalan dengan rasa yang enak dan juga harga yang murah.

Mungkin itu aja tips yang bisa aku berikan. Well, selamat liburan!!!!

TreePark Hotel Banjarmasin (Review)


Beberapa waktu yang lalu saya melakukan perjalanan ke Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Sepulangnya, saya harus transit menginap di Kota Banjarmasin sebelum melanjutkan perjalanan kembali ke kota asal saya. Jika sebelumnya saya sudah mencoba untuk menginap di Amaris Hotel Banjar, kali ini saya ingin mencoba hotel yang lainnya. Kembali saya mencari penginapan murah via aplikasi online. Setelah melakukan scrolling beberapa saat, akhirnya saya menemukan TreePark Hotel Banjarmasin. Dengan rate per malam sekitar Rp300ribu dan belum termasuk sarapan, saya pikir tidak ada salahnya mencoba untuk menginap di hotel bintang 3 dengan rate segitu. And then click, proses booking selesai.

Hotel ini sendiri terletak di Jalan Ahmad Yani Km. 6. Posisi hotelnya sendiri agak masuk sedikit ke dalam, tapi bangunannya tetap terlihat dari pinggir jalan kok. Begitu masuk, kita langsung dihadapkan dengan parkiran yang cukup luas, baik parkiran untuk roda 4 maupun roda 2.

Begitu selesai memarkirkan kendaraan, saya bergegas menuju ke receptionist. Nah, bila di kebanyakan hotel biasanya kita berdiri saat berurusan dengan receptionist, di TreePark Hotel Banjarmasin, disediakan kursi yang berhadapan dengan receptionist. Jadi, baik tamu maupun receptionist sama-sama duduk.

Untuk proses check in-nya sendiri sama seperti hotel-hotel pada umumnya, kita diminta untuk menunjukkan ID Card. Dan ada lagi nih yang beda. Biasanya kalo kita check in di hotel diminta untuk menyerahkan uang deposit, pada saat saya check in di TreePark Hotel Banjarmasin, saya tidak diminta untuk membayar deposit. Mungkin karena kamar yang saya pesan adalah kamar yang paling murah kali ya? Hahahahaha.

Setelah selesai check in dan mendapatkan kunci kamar beserta password wifi, saya pun bergegas menuju kamar saya. FYI, kunci kamarnya nggak dikasih tempat yang terbuat dari semacam kertas seperti di hotel-hotel pada umumnya. Bener-bener cuma dikasih kunci yang berupa kartu itu aja, tanpa cover. Mungkin ya karena hal itu tadi, kamar yang saya pesan adalah yang rate-nya paling murah!

Saat saya berada di hotel ini, terlihat beberapa bagian dari hotel masih dalam proses renovasi. Tapi saya sendiri tidak merasa terganggu dengan aktivitas renovasi itu. So, saya pun lanjut masuk ke kamar yang saya tuju. Begitu masuk kamar, saya langsung cek fasilitas apa saja yang saya dapatkan. Sesuai dengan keterangan saat saya melakukan booking online, fasilitas yang saya dapatkan adalah twin bed yang disertai bantal dan selimut tentunya, TV, AC, coffee maker, air mineral, safe deposit box, sandal, handuk, beserta perlengkapan mandi. Uniknya di kamar ini tidak disediakan telepon. Jadi, kalo mau menghubungi receptionist kudu nelpon ke nomor telepon hotel yang disediakan pake handphone sendiri dan juga pake pulsa sendiri!

Fasilitas-fasilitas yang disediakan berfungsi dengan baik, terkecuali Wifi. Iya, Wifinya bisa konek tapi lelet banget. Sampai-sampai buka halaman google.com aja nggak mau kebuka. Entah karena penggunanya lagi banyak atau memang karena bandwidth-nya yang memang kecil, saya kurang tahu. Oh iya, di kamar itu ada 2 botol air mineral ukuran tanggung dan 1 botol air mineral ukuran besar. Untuk 2 botol ukuran tanggung itu free buat diminum, sedangkan untuk  yang berukuran besar, anda akan dikenakan charge sebesar (kalo nggak salah) Rp15ribu kalau anda membuka tutupnya.

Overall, hotel ini cukup recommended bagi kalian yang ingin menginap saat berada di Kota Banjarmasin. Posisi hotel yang berada di jalan utama dan tidak jauh dari supermarket merupakan nilai plus dari hotel ini, sehingga bisa memudahkan tamu yang tidak membawa kendaraan pribadi. Kalaupun membawa kendaraan pribadi, lahan parkir yang disediakn pun terbilang cukup luas. Selain itu, semua fasilitas hotel pun berfungsi dengan baik, kecuali wifi ya, lemot banget soalnya hehehehe. Untuk makanannya, kebetulan saya tidak sempat mencobanya, karena saya hanya transit untuk istirahat dan keesokan paginya langsung melanjutkan perjalanan.

Sekian dulu review saya mengenai TreePark Hotel Banjarmasin. Semoga bermanfaat bagi kalian yang butuh referensi hotel saat berkunjung ke Kota Banjarmasin. Cao-cao~