Air Terjun Tegenungan

Bicara soal Bali memang tidak ada habisnya. Ada banyak sekali tempat wisata yang memanjakan mata, dari wisata alam sampai budayanya. Dan yang paling terkenal dari Bali adalah pantai-pantainya. Tapi kali ini saya bukan ingin membahas keindahan pantainya, namun sisi lain wisata Bali yang tidak kalah indahnya.

Selain memiliki banyak pantai yang indah, ternyata Bali juga memilik banyak air terjun yang tak kalah indah. Salah satunya adalah Air Terjun Tegenungan. Air terjun ini terletak di Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali. Bila ditempuh dari Kota Denpasar, berjarak sekitar 30 kilometer. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 15 meter. Walaupun tidak begitu tinggi, namun aliran air di air terjun ini begitu deras.

Air Terjun Tegenungan


Objek wisata air terjun yang terletak paling dekat dengan Kota Denpasar ini dikelilingi oleh hijaunya rindang pepohonan. Untuk masuk ke tempat wisata ini, pengunjung dikenakan tiket masuk sebesar Rp 10ribu per orang. Setelah membeli tiket, kita akan melewati semacam pasar kecil dimana banyak penjual baju, kerajinan maupun makanan dan minuman.

Sebelum merasakan segarnya air di Air Terjun Tegenungan, kita harus menuruni puluhan (atau bahkan ratusan ya? Nggak ngitung soalnya hahahaha) anak tangga dan menyusuri tepian sungai. Setelah berjalan kaki ratusan meter melalui semua itu kita akan merasakan begitu dinginnya percikan air yang jatuh dari ketinggian 15 meter itu.

Derasnya Aliran Air di Air Terjun Tegenungan
Air yang mengalir di air terjun ini sangat bersih dan tidak terlihat ada sampah di sekitar aliran airnya. Di tempat ini kita bisa menikmati indahnya suara gemuruh air sembari membasahkan diri di guyuran air terjun. Ya, indahnya tarian air yang terjun dari ketinggian seakan merayu kita untuk segera ikut menari bersama mereka.

Hal yang menarik dari tempat ini adalah adanya plang papan bertuliskan "DON'T WORRY BE SEXY, BUT NO NAKED". Ya, di tempat ini kita boleh mandi dengan pakaian yang seksi tapi nggak boleh telanjang hahahahaha. Oh iya, for your information, di air terjun ini kita dilarang loncat dari puncak air terjunnya. Ada larangan tertulis dan juga ada penjaga yang akan mengingatkan jika kita nekat melakukannya. Selain itu, di tempat ini juga ada tulisan yang meminta pengunjung untuk pulang jika sudah pukul 6 sore. Saya kurang tahu persis apa alasan dibuatnya aturan yang satu ini.

Pengunjung diminta untuk pulang jika sudah pukul 6 sore
Yang mengherankan dari tempat ini adalah kebanyakan turis yang datang ke sini justru turis mancanegara. Saat saya berkunjung ke air terjun tersebut justru jarang melihat turis domestik, kalaupun ada mungkin hanya satu atau dua orang saja. Mungkin karena kebanyakan dari turis domestik datang ke Bali hanya untuk mengunjungi tempat-tempat yang dianggap terkenal saja. Mungkin itu sebabnya hanya segelintir turis domestik yang datang ke tempat ini karena mungkin tempat ini dianggap tidak terkenal atau bahkan memang mereka tidak mengetahui bahwa di Bali itu sebenarnya ada lho wisata air terjun yang tidak kalah indah dibandingkan pantai-pantainya.

Mungkin cukup sekian dulu pengalaman dan pengetahuan yang bisa saya bagi mengenai Air Terjun Tegenungan, semoga bermanfaat bagi kalian yang berencana ke sana. Bagi kalian yang perlu referensi mau kemana pas lagi liburan di Bali, saya sarankan buat datang ke tempat ini. Pokoknya recommended place deh buat dikunjungi. Sekian dulu, bye~

Puncak Air Terjun Tegenungan

Bagian Atas dari Air Terjun Tegenungan

Terlihat, Turis Mancanegara Lebih Mendominasi Tempat Ini
Ini adalah video saat saya berkunjung ke Air Terjun Tegenungan

Share:

0 komentar:

Post a Comment